Calendar & Clock
Followers
PENDAHULUAN
Pendekatan sistem umum yang dikembangkan adalah pendekatan berbasis Siklus Kehidupan Pengembangan Sistem (Systems Development Life Cycle) yang dimulai dari tahapan analisis, desain, implementasi dan evaluasi. Dalam kaitannya dengan strategi sistem, tahapan dalam pendekatan sistem memberikan model perencanaan terhadap kebiajakan mendasar dalam hal membangun suatu komponen sistem. SDLC adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi. Berbagai metodologi SDLC telah dikembangkan untuk memandu proses yang terlibat termasuk model air terjun (metode SDLC asli), pengembangan aplikasi cepat (RAD), pembangunan bersama aplikasi (JAD), model air mancur dan model spiral. Sebagian besar, beberapa model digabungkan menjadi semacam metodologi hibrida. Dokumentasi sangat penting terlepas dari jenis model yang dipilih atau diciptakan untuk setiap aplikasi, dan biasanya dilakukan secara paralel dengan proses pembangunan. Beberapa metode bekerja lebih baik untuk tipe tertentu proyek, tetapi dalam analisis terakhir, faktor yang paling penting bagi keberhasilan proyek mungkin seberapa dekat rencana tertentu diikuti.
TINJAUAN PUSTAKA
Ada banyak metodologi yang berbeda saat ini bekerja untuk sistem-develbangan proyek dalam instansi. Banyak metodologi didorong oleh pengembangan perangkat aplikasi, oleh arsitektur perangkat lunak di mana aplikasi akan beroperasi, atau oleh “membangun versus membeli” Deci-sion. Ada fase standar dan proses, bagaimanapun, bahwa semua system proyek-proyek pembangunan harus mengikuti, terlepas dari lingkungan dan alat-alat. Ini bagian menggambarkan fase standar dan proses-proses utama.Pengembangan Sistem Negara Lifecycle (SDLC), dengan menggunakan bahasa yang umum dan cukup rinci untuk memungkinkan seorang Manajer Proyek untuk merencanakan dan mengelola system pengembangan proyek. Blanchard, B. S., & Fabrycky, W. J.(2006) Systems engineering and analysis (4th ed.) New Jersey: Prentice Hall. • Cummings, Haag (2006). Management Information Systems for the Information Age. Toronto, McGraw-Hill Ryerson.
PEMBAHASAN
Arti istilah System Development Life Cycle dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut.
Disingkat dengan SDLC. SDLC merupakan siklus pengembangan sistem. Pengembangan sistem teknik (engineering system development). Meliputi langkah berikut:
1. System planning,
2. System analysis,
3. System design,
4. System selection,
5. system implementation,
6. system maintenance.
Langkah-langkah dalam SDLC
Tidak ada langkah baku dalam SDLC, tapi ketujuh langkah di bawah merupakan life cycle yang paling sering digunakan oleh para software developer profesional.
1. Studi kelayakan.
Dilakukan oleh software developer dengan mempelajari konsep sistem yang diinginkan oleh pihak manajemen, apakah sistem baru tersebut realistis dalam masalah pembiayaan, waktu, serta perbedaan dengan sistem yang ada sekarang. Biasanya, dalam tahap ini diputuskan untuk meng-update sistem yang ada, atau menggantinya dengan yang baru.
2. Analisis.
Pengguna dan software developer bekerjasama mengumpulkan, mempelajari, dan merumuskan kebutuhan-kebutuhan bisnis.
3. Desain.
Pada langkah ini dilakukan pembuatan blueprint sistem. Di dalamnya termasuk penyesuaian dengan arsitektur telekomunikasi, hardware, dan software untuk pengembangan lebih lanjut, serta membuat model sistem menciptakan model graphical user interface (GUI), database, dan lainlain.
4. Pengembangan.
Di sini, barulah para programmer melakukan coding untuk menerapkan desain kedalam sistem yang sesungguhnya, membuat program, dan menyiapkan database.
5. Pengujian.
Setelah sistem berhasil dikembangkan, langkah selanjutnya adalah pengujian untuk melihat apakah sistem telah sesuai dengan harapan dan kebutuhan pengguna. Dalam tahap ini, juga dilakukan debugging dan penyesuaian-penyesuaian akhir.
6. Implementasi.
Pada tahap ini, software yang telah diuji siap diimplementasikan kedalam sistem pengguna. Pembuatan user guide dan pelatihan juga dilakukan dalam tahap ini.
7. Perawatan.
Perawatan dimaksudkan agar sistem yang telah diimplemantasikan dapat mengikuti perkembangan dan perubahan apapun, yang terjadi guna meraih tujuan penggunaannya. Help desk untuk membantu pengguna, serta perubahan yang dianggap penting dapat dilakukan terhadap sistem dalam tahap ini. Jika memperhatikan langkah-langkah di atas, coding dan debugging yang selama ini menjadi pekerjaan utama software developer, hanyalah dua dari tujuh tahapan dalam SDLC. Di luar kedua langkah tersebut, SDLC lebih banyak berkutat pada urusan manajemen (non-teknis), yang mungkin kurang mendapat perhatian dari pada software developer.
Istilah lain yang mungkin terkait :
Arti istilah System dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut.
Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
Esensinya sistem terdiri dari:
1. komponen-komponen dalam sistem tersebut, mencakup
- perangkat keras/hardware,
- perangkat lunak/software,
- prosedur-prosedur/procedure,
- perangkat manusia/brainware, dan
- informasi/information itu sendiri;
2.serta fungsi-fungsi teknologi di dalamnya yaitu:
- input,
- proses/process,
- output,
- penyimpanan/storage dan
- komunikasi/communication.
Arti istilah System development dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :
Menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiku sistem yang sudah ada
PENUTUPAN
Kesimpulan :
Agaknya penulisan atau makalah ini kurang dari sempurna karena sumber data yang kurang akurat. Mungkin lebih efisien bagi si pembaca. Pada kenyataannya, setiap fase dari SDLC dapat dianggap sebagai mini-proyek itu sendiri, yang membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, dan analisis. Seperti Tim Proyek berlangsung melalui proyek ini, mereka harus untuk membuat dan rinci rencana yang jelas untuk tahap segera di depan mereka, bersama dengan tingkat yang lebih tinggi melihat semua sisa fase. Sebagai tim mengeksekusi setiap fase, mereka akan mengumpulkan tambahan informasi yang akan memungkinkan perencanaan rinci fase berikutnya.
Saran :
Dibutuhkan saran atau kritik dari pembaca kepada penulis agar lebih dapat menyempurnaka penulisan atau makalah ini agar lebih baik dan sempurna lagi. Pahami fase-fase dalam SDLC dengan baik agar pengembangan sistemnya dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Makalah ini masih terdapat kekurangannya. Mohon saran dan kritik agar pembaca dan penulis berikutnya dapat menulis lebih baik lagi.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.google.com/
http://wikipedia.org/
http://id.wikipedia.org/wiki/SDLC
http://www.computerworld.com/s/article/71151/System_Development_Life_Cycle
http://www.ambysoft.com/essays/agileLifecycle.html
http://benderrbt.com/Bender-SDLC.pdf
http://www.ambysoft.com/essays/agileLifecycle.html
Davis, William S., Systems Analysis And Design : A Structured Approach, Addison-Wesley Publishing Company, 1983.
http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/viewFile/1345/1127
http://en.wikipedia.org/wiki/Systems_Development_Life_Cycle
A. Istilah telematika secara harfiah
Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
B. Perkembangan Telematika di Indonesia dari Masa ke Masa
Di Indonesia perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan perkembangannya di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan belangsung pada akhir tahun 1970-an sampai akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan rentang waktunya pada tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi dimulai tahun 2000.
1. Periode Rintisan
Periode Rintisan di Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis. Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup meningkatkan perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikan pun jauh dari harapan. Walaupun demikian, dalam waktu satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia mulai dilakukan. Jaringan telepon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatar belakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984. Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat oleh Johny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983 bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat.
2. Periode pengenalan
Periode Pengenalan berawal pada tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. Hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan pada tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998. Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan tanggap dalam menyongsong tahun 2000.
3. periode Aplikasi
Periode Aplikasi Reformasi pada tahun 2000 banyak disalah artikan, gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah. Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millenium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan dan diaplikasikan. Di pihak lain, semuanya itu dapat berlangsung lancar dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang. Awal era millenium pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.
Teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Muatannya yang mencapai 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu internet dapat diakses dengan mudah dan gratis. Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta.
“Perkembangan Teknologi Telematika Memberi Dampak Signifikan Bagi Kemajuan Bangsa” Pernyataan tersebut disampaikan Menkominfo Sofyan A. Djalil pada sambutan sambutan tertulisnya dalam acara Munas V Mastel di Jakarta (15/3/10).
Lebih lanjut dikatakan Sofyan Djalil, bahwa konsekuensi logis dari fenomena tersebut telah berdampak positif terhadap perkembangan teknologi Telematika. Dalam Konteks Indonesia, perkembangan ini telah memberikan manfaat yang signifikan bagi kemajuan bangsa dan peningkatan daya saing nasional. Teknologi Telematika dalam pembangunan bangsa mempunyai tiga peranan pokok yaitu; sebagai instrument dalam mengoptimalkan proses pembangunan yaitu dengan memberikan dukungan terhadap manajemen dan pelayanan kepada masyarakat; dapat dijadikan perekat persatuan dan kesatuan Bangsa; dan berfungsi mengembangkan sistem informasi bagi industri beserta produkturunannya, sehingga berkemampuan meningkatkan pendapatan masyarakat dan devisa bagi Negara. Disamping ketiga peranan pokok tersebut, bidang telematika juga memliki keterkaitan dengan berbagai komponen penting, seperti; teknologi, pengguna, penyelenggara, manufaktur dan investasi. Untuk itu dalam menentukan kebijakan di bidang Telematika, pemerintah selalu berusaha untuk berpijak pada pencapaian Visi dan Misi serta sasaran pembangunan sektor komunikasi dan informasi yang antara lain bertumpu pada penentuan kebijakan : penyelenggaraan, standardisasi dan penggunaan resources telematika. Selain pemerintah, peran serta msyarakat dan dunia usaha juga sangat berpengaruh bagi perkembangan telematika dan pemanfaatannya bagi masyarakat. Dalam hal ini MASTEL telah memberi peran yang sangat besar Dalam memajukan sektor Telematika di Indonesia. Manfaat telematika bagi masyarakat antara lain; dunia pendidikan, asosiasi, para pengamat, industri itu sendiri, parlemen dan sebagainya. Dalam penentuan Kebijakan Telematika, patut didasari dengan visi dan komitmen yang dapat dijadikan pedoman sebagai Visi dan Komitmen Nasional yang mencakup; telematika untuk kemajuan Bangsa; telematika mampu memberi solusi bagi masyarakat secara luas; telematika mampu mendorong industri berbasis teknologi dalam negeri; dan telematika mendorong investasi.
C. Telematika di Indonesia saat Ini
Tidak dapat dipungkiri dan dihindari perkembangan teknologi akhir-akhir ini terjadi begitu cepat, namun sudah cukup siapkah negara Indonesia kita tercinta ini untuk mengikuti perkembangannya? Atau kita hanya dapat mengkonsumsi dan hanya menjadi incaran pangsa pasar dunia?
Sudahkan negara kita membuat suatu barang atau teknologi yang mampu menembus dan mempengaruhi pasar dunia? Sementara barang-barang dari luar banyak berdatangan dan bahkan “release” di Indonesia. Indonesia sangat bangga akan hal tersebut, barang dengan teknologi baru di”relase” di Indonesia, padahal jika dlihat dari lain sisi justru merekalah yang patut berterimakasih kepada negara kita karena negara kita adalah negara yang konsumtif yang apapun dijual diIndonesia hampir dapat dipastikan akan laris manis…. dan kita bangga akan hal itu… hebaat….
Kondisi sektor telematika saat ini memang tidak sekritis sektor infrastruktur lainnya seperti ketenagalistrikan, jalan, dan perhubungan. Namun, jika tidak dicermati dan diantisipasi dengan saksama, mungkin sektor telematika di Indonesia hanya menjadi pasar gemuk barang-barang konsumtif yang akhirnya berpotensi meninabobokan rakyat dan melemahkan daya saing bangsa. Di samping mendorong pola hidup konsumtif, pada kenyataannya telematika sudah mulai memperburuk situasi “keliru budaya” seperti bertelepon, menonton televisi atau DVD, serta berkirim pesan singkat (SMS) sembari mengemudi di jalan raya. Suatu kondisi yang secara langsung memperparah tingkat kemacetan yang berujung kepada rasa kesal, mudah marah, dan stres pengguna jalan di kota besar. Di sisi lain, terlambatnya operator menggelar jaringan telepon tetap telah menjadikan Indonesia tertinggal. Rendahnya penetrasi telepon tetap (di bawah empat persen) yang ditingkahi oleh mahalnya tarif internet telah menutup peluang publik memanfaatkan telematika untuk memperbaiki tingkat sosial dan ekonomi mereka. Telepon seluler atau ponsel memang telah menjadi alternatif bertelekomunikasi. Namun, kesenjangan digital (digital divide) semakin melebar. Meski sudah mulai merambah ke daerah, ponsel terkonsentrasi di kota-kota besar. Tidak jarang sebuah keluarga memiliki lebih dari empat ponsel, sedangkan masyarakat di pedesaan belum memiliki akses. Tidak bisa dimungkiri bahwa perkembangan industri telematika selalu berjalan lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan pemerintah dalam menyiapkan regulasi dan kebijakan. Kondisi yang sama juga terjadi di negara maju atau negara berkembang lainnya.
Sumber :
http://www.total.or.id/info.php?kk=Telematika
http://www.depkominfo.go.id/berita/berita-utama-berita/perkembangan-teknologi-telematika-memberi-dampak-signifikan-bagi-kemajuan-bangsa/
Ada orang yang dapat menurunkan berat badan dengan diet cara biasa, tetapi banyak orang yang telah melakukan diet mati-matian masih tidak dapat menurunkan berat badan. Gimana caranya punya berat badan ideal ya? Dewasa ini banyak metode yang diperkenalkan untuk menurunkan berat badan, contohnya: minum ramuan herbal, mandi uap, sedot lemak, dan diet makanan. Diet makanan merupakan salah satu diet yang sangat sering dilakukan oleh setiap orang. Contoh diet yang sudah dikenal dan mulai banyak diterapkan oleh orang-orang adalah diet golongan darah. Benarkah diet golongan darah bisa berhasil?
Diet adalah kebiasaan dalam hal makanan dan minuman yang diperbolehkan untuk dimakan seseorang dari hari ke hari, terutama yang khusus dirancang untuk mencapai tujuan tertentu dengan cara memasukkan dan mengeluarkan bahan makanan tertentu. Sedangkan darah adalah cairan yang beredar melalui jantung, arteri, kapiler, dan vena membawa zat makanan dan oksigen ke sel-sel tubuh. Darah berfungsi sebagai transportasi O2 dan CO2, pembekuan darah, pengatur keseimbangan asam dan basa, serta sebagai sistem imunitas bagi tubuh. Pembagian golongan darah oleh Karl Landsteiner antara lain adalah sistem ABO dan sistem rhesus yang banyak dikenal dan dipakai secara umum. Sistem ABO terdiri atas golongan darah A, golongan darah B, golongan darah AB, dan golongan darah O. Sedangkan sistem rhesus dibagi menjadi rhesus positif dan rhesus negatif. Dalam diet golongan darah, yang akan dibahas adalah golongan darah sistem ABO.
Diet golongan darah dikemukakan oleh Dr. Peter J. D’Adamo, seorang naturopatis dari Stamford, Connecticut, Amerika Serikat berdasarkan penelitian dan pengalaman dari pasiennya. Memang ada pepatah mengatakan tak ada gading yang tak retak, semua penelitian pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dengan diet golongan darah. Diet golongan darah ini cukup mempunyai banyak pengikut tetapi teori D’Adamo ini masih sering diperdebatkan oleh para ahli-ahli gizi dan ahli-ahli lainnya. Keberhasilan diet golongan darah ini tergantung pada kondisi dan kebutuhan tubuh pelakunya. Diet ini bertujuan untuk mencapai kesehatan tubuh.
Diet golongan darah yang diteliti oleh D’Adamo menunjukkan efek fisiologis dari lektin yang masuk ke dalam tubuh. Lektin adalah protein yang umumnya terdapat pada makanan. Tiap jenis makanan dapat mempengaruhi metabolisme dan komposisi darah sehingga mempengaruhi keseimbangan daya tahan tubuh dimana komposisi darah mempunyai 2 komponen penting yaitu antigen dan antibodi. Alasan pentingnya penggolongan darah oleh D’Adamo adalah golongan darah mengidentifikasi dengan tanda permukaan yaitu antigen sehingga bila sel darah merah mentransport benda asing seperti virus dan bakteri, maka akan segera ditandai sebagai “kawan” atau “musuh”. Sama halnya dengan makanan, bila ditemukan lektin, maka akan segera ditandai sebagai musuh dan menyebabkan sel darah menggumpal bersama-sama sehingga menyebabkan masalah terhadap sistem pencernaan dan metabolisme makanan terhadap produksi insulin dan gangguan hormon. Hal inilah yang menyebabkan kenapa tiap golongan darah perlu memiliki penggolongan makanan.
Penggolongan makanan dibedakan menjadi makanan yang sangat bermanfaat, makanan yang netral, dan makanan yang dihindari. Makanan yang sangat bermanfaat adalah makanan yang bereaksi sebagai obat. Makanan netral adalah makanan yang bereaksi sebagai makanan. Makanan yang harus dihindari adalah makanan yang bereaksi sebagai racun.
Berikut adalah saran menu yang dapat di konsumsi berdasarkan golongan darah :
• Diet untuk golongan darah A yang dianjurkan adalah makanan tinggi karbohidrat dan rendah lemak.
Makanan yang sangat bermanfaat: bayam, brokoli, wortel, jamur ikan mas, kacang tanah, kacang buncis, kacang/susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras, blueberry, minyak zaitun, ikan mas, ikan sardine.
Makanan yang netral: ikan tuna, telur ayam&bebek, telur puyuh, minyak wijen, biji bunga matahari, kacang ercis/kapri, jagung, tapioca, roti gandum, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur, melon, blewah, pir, delima, kurma, stroberi, kesemek, jambu biji, daging ayam.
Makanan yang dihindari: daging (sapi, bebek, kelinci, ayam hutan, lobster, gurita, kepiting, belut, kodok, udang, cumi), mentega, susu sapi, keju, es krim, susu murni, acar, terong, tomat, ubi, kentang, jeruk, kelapa/santan, melon, madu, pisang (raja), pepaya, pare, air soda.
Olahraga yang cocok dilakukan: yoga, tai chi, meditasi.
• Diet untuk golongan darah B yang dianjurkan adalah susu dan produk susu.
Makanan yang sangat bermanfaat: ikan laut, susu sapi, keju, bubur, gandum, roti essene, kue beras, brokoli, ubi, wortel, kembang kol, terong, teh hijau.
Makanan yang netral: cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, daging sapi.
Makanan yang dihindari: daging (ayam, babi, bebek, keong, kepiting, siput, belut, kodok, gurita, lobster), es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), kacang tanah, roti gandum, tomat, jagung, alpokat, pare, delima, kelapa/santan, kesemek, belimbing, pir, air soda, minuman beralkohol.
Olahraga yang cocok dilakukan: renang, tenis, jalan kaki, dan meditasi.
• Diet untuk golongan darah AB adalah sesuai dengan kecocokan masing-masing indivdu terhadap jenis makanan tertentu.
Makanan yang sangat bermanfaat: ikan sardine, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), teh hijau, anggur merah.
Makanan yang netral: cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, brokoli, bayam, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji.
Makanan yang dihindari: daging (sapi, ayam, bebek, babi, angsa, lobster, kepiting, kodok), mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol.
Olahraga yang dicocok dilakukan: olahraga di pagi hari.
• Diet untuk golongan darah O adalah makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat.
Makanan yang sangat bermanfaat: brokoli, ubi, waluh, selada, ganggang laut, lobak cina, blueberry, cerry, jambu biji, bumbu kari, kacang polong, kacang merah, semua jenis bawang, rumput laut, jahe, kailan, kunyit, daging sapi.
Makanan yang netral: ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sardine, udang, telur (ayam&bebek), mentega, kacang (hitam, merah, buncis, kedelai), tempe, tahu, susu kedelai, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, terong, tomat, labu, daging ayam, daging bebek.
Makanan yang dihindari: daging babi, cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, telur angsa, telur puyuh, es krim, keju, susu sapi, yoghurt, minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, bunga brokoli, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras.
Olahraga yang cocok dilakukan: aerobic.
Bersantai di depan TV sambil membunuh waktu sepanjang malam memang sangatlah nyaman, namun menurut peneliti Australia menghabiskan terlalu banyak waktu di depan tabung kaca berwarna ini dapat mengambil tahun-tahun kehidupan kita yang berharga. Penelitian ini menggunakan tabel angka harapan hidup dari Badan Pusat Statistik Australia serta survei masyarakat tentang durasi tayangan TV yang mereka tonton dalam seminggu terakhir.
Data dari 11 ribu partisipan yang berusia lebih dari 25 tahun ini menunjukkan bahwa rata-rata orang dewasa Australia menonton TV selama 9,8 milyar jam selama 2008. Dan bahwa orang yang menonton sekitar 6 jam per hari berumur 4,8 tahun lebih pendek dibanding mereka yang tidak menonton TV sama sekali. Ini berarti untuk tiap jam yang Anda habiskan di depan TV diperkirakan akan mengurangi usia Anda 22 menit (dibandingkan mereka yang tidak menonton TV sama sekali).
Penelitian ini mensejajarkan menonton TV berlebihan sebagai faktor risiko yang mirip dengan merokok dan kurang aktivitas fisik. Duduk di depan TV memang membuat kita tidak aktif bergerak, dan semakin malas bergerak akan meningkatkan risiko penyakit seperti kencing manis dan jantung. Namun, ada dugaan bahwa iklan junk food yang begitu banyak dipromosikan di TV juga berpengaruh.
Peneliti bahkan menyarankan dokter untuk mulai bertanya pada pasiennya tentang berapa lama waktu yang ia habiskan di depan TV setiap harinya, dan memperlakukan menonton TV berlebihan sebagai faktor risiko yang sama dengan makanan tidak sehat dan aktivitas fisik yang kurang. Disarankan agar mematikan TV dan beranjak dari sofa untuk berolahraga ataupun sekedar melakukan aktivitas fisik biasa.
Disarikan dari: TIME Healthland
PS: Artikel ini tidak bermaksud untuk melampaui Tuhan Yang Maha Esa. Umur kita ada di tanganNya, namun kita bertanggung jawab menjaga sebaik-baiknya tubuh yang Ia titipkan bagi kita di dunia fana ini.
Sumber :
http://www.webmd.com/sex-relationships/guide/20061101/best-age-to-marry
Al-Qur’an dengan tegas menjelasakan bahwa sebab utama terjadinya semua peristiwa di atas bumi ini, apakah gempa bumi, banjir, kekeringan, tsunami, penyakit tha’un (mewabah) dan sebagainya disebabkan ulah manusia itu sendiri, baik yang terkait dengan pelanggaran sistem Allah yang ada di laut dan di darat, maupun yang terkait dengan sistem nilai dan keimanan yang telah Allah tetapkan bagi hambanya.
Semua pelanggaran tersebut (pelanggaran sunnatullah di alam semesta dan pelanggaran syariat Allah yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul-Nya, termasuk Nabi Muhammad Saw), akan mengakibatkan kemurkaan Allah. Kemurkaan Allah tersebut direalisasikan dengan berbagai peristiwa seperti gempa bumi, tsunami dan seterusnya.
Semakin besar pelanggaran manusia atas sistem dan syariat Allah, semakin besar pula peristiwa alam yang Allah timpakan pada mereka.
Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an :
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).(Q.S. Ar-Rum / 30 : 41)
Melalui ayat-ayat Al-Qur’an tersebut jelaslah bagi kita bahwa :
- Semua peristiwa dan bencana yang kita saksikan di atas bumi dan alam semesta ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melaikan sesuai kehendak dan ketentuan Tuhan Penciptanya, yakni Allah Ta’ala.
- Berbagai persitiwa dan bencana itu disebabkan kedurahakaan dan kesombongan manusia terhadap Allah dan syari’at Allah serta berbagai dosa-dosa yang mereka lakukan. Lalu Allah menurunkan berbagai azab atas mereka.
- Orang-orang kafir, sombong dan ingkar pada Allah dan Rasul-Nya melihat berbagai peristiwa tersebut murni hanya sebagai peristiwa alam yang terlepas dari kehendak dan sekenario Allah. Mereka tidak dapat mlihatnya sebagai sebuah azab, teguran atau cobaan. Melaikan hanya menambah kesombongan dan kekufuran kepada Allah. Sikap yang mereka kembangkan juga seakan melawan kehendak Allah. Namun sayang, sepanjang perjalanan umat manusia, belum ada satupun manusia yang mampu mengalahkan dan melawan kehendak Allah.
- Sebaliknya, orang-orang beriman akan melihat semua peristiwa yang terjadi merupakan ujian dan teguran dari Allah. Mereka akan segera kembali dan bertaubat pada Allah. Semakin taat pada aturan Allah, baik yang terkait dengan sunnatullah maupun syari’at Allah.
- Sistem Allah terkait dengan imbalan (pahala) dan hukuman (punishment) bukan hanya terjadi di akhirat, melainkan sudah Allah terapkan sejak kita hidup di dunia. Setiap kebaikan yang dibangun di atas dasar iman pada Allah dan ketaatan pada-Nya dan Rasul-Nya akan berakibat keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat. Sebaliknya, setiap pelanggaran sistem Allah yang terkait dengan keimanan, syari’ah, akhlak, sunnatullah dan sebagainya akan berakibat kepada tidakan Allah melalui berbagai bencana yang Allah timpakan kepada manusia.
TWILIGHT
saya cukup terkejut menyaksikan prolog film ini sama persis dengan prolog novelnya. Dengan alur yang terkesan agak lambat, saya bagaikan membaca ulang novel Twilight, dengan suguhan visual yang cukup memanjakan mata.
Isabella Swan, atau Bella (Kristen Stewart), adalah seorang gadis yang canggung dan agak sulit beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Ketika Bella terpaksa pindah untuk tinggal bersama ayahnya, Charlie Swan (Billie Burke) di sebuah kota kecil, Forks, Washington, dia tak menyangka bahwa hidupnya akan berubah sangat drastis.
Di kota hujan Forks inilah, Bella bertemu dengan Edward Cullen (Robert Pattinson) dan keempat saudara angkatnya, Emmet (Kellan Lutz), Rosalie (Nikki Reed), Jasper (Jackson Rathbone), dan Alice (Ashley Greene) yang merupakan pendatang baru di Forks, sama seperti Bella. Dengan kulitnya yang pucat, ketampanan memukau, dan mata tajam bak elang, Edward menarik perhatian Bella. Kisah Bella dan Edward pada awalnya terkesan bagaikan cerita roman lama, di mana sang hero dan heroine berusaha saling menjauh demi kebaikan masing-masing, namun takdir ternyata mengikat mereka berdua.
Kisah cinta Bella dan Edward adalah kisah cinta terlarang. Edward ternyata menyimpan rahasia kelam yang dapat membahayakan Bella. Tapi Bella tak peduli bahwa Edward memiliki kekuatan melebihi manusia biasa, lari secepat kilat, mampu membaca pikiran, dan Edward telah berusia 17 tahun entah untuk berapa lama. Karena Edward adalah vampire, dan tentu saja dia abadi. Walaupun vampire, Edward adalah vampire ‘vegetarian’ yaitu vampire yang bertahan hidup dengan meminum darah binatang dan tidak berburu manusia. Sedangkan Bella adalah manusia biasa.
Tapi tak peduli akan perbedaan mereka, Bella dan Edward jatuh cinta. Setelah beberapa saat Bella dan Edward berusaha menghindari takdir masing-masing, akhirnya mereka mengakui perasaan mereka. Dan sejak itulah mereka tak terpisahkan. Mereka tak peduli lagi ketika menjadi perhatian satu sekolah karena sebelum bertemu Bella, Edward tak pernah berkencan dengan siapa pun. Bella juga tak peduli bahwa keluarga Edward yang lain adalah vampire dan belum bisa menerima seutuhnya bahwa dia adalah manusia yang jatuh cinta pada vampire, dan bahwa darah Bella memiliki keunikan tersendiri yang sangat mengundang bagi vampire. Bahkan Edward harus mati-matian menahan dirinya yang sangat tertarik dengan darah Bella dan menjaga agar Bella tetap selamat, dari dirinya maupun dari luar.
Hanya saja, seperti kisah cinta lainnya, tentu saja ada aral melintang di depan mereka. Sekelompok vampire pemburu datang ke Forks setelah meninggalkan jejak pembunuhan di belakang mereka dan bertemu dengan Bella. Darah Bella yang unik dan perlindungan yang diberikan oleh keluarga Cullen terhadap Bella, membuat Bella menjadi tantangan bagi mereka. Perburuan Bella pun dimulai. Apakah Edward dapat menyelamatkan Bella? Lalu bagaimanakah kisah cinta mereka selanjutnya?
Inilah film dan novel vampire yang romantis namun tidak bergaya gothic. Adegan percintaan yang indah mewarnai film ini. Tentu saja, ada beberapa adegan yang tidak ada dalam novelnya, namun dapat masuk dengan pas dalam nuansa ke-vampire-an. Overall, film ini sangat sesuai dengan novelnya, walaupun tentu saja tidak ada kedalaman cerita layaknya pada novel. Saya cukup puas menontonnya, dan tak sabar menunggu kelanjutan Twilight: New Moon.
Twilight
Directed by: Catherine Hardwicke
Writers: Melissa Rosenberg (screenplay), Stephenie Meyer (Novel)
Cast: Kristen Stewart, Robert Pattinson, Billy Burke, Ashley Greene, Cam Gigandet, Taylor Lautner
2.
Bella Swan yang diperankan oleh Kristen Stewart mempunyai ciri khas yang berbeda dengan gadis seusianya. Tak pernah bergaul dengan orang banyak dan tidak peduli dengan hal yang berbau fashion dan trend, di SMA Arizona ( High School Arizona ). Ketika ibunya menikahi lagi dan dia pilih untuk tinggal bersama ayahnya di kota kecil Washington yang sering kali hujan, dia tidak berharap banyak perubahan.Akan tetapi hal berganti ketika dia bertemu seorang pria misterius dan mempesona hatinya yakni Edward Cullen yang diperankan oleh Robert Pattinson.
Karena Edward berbeda dengan pria lain yang pernah dia jumpai dan tidak ada yang pernah sama, mungkin Edward adalah seorang pria yang cerdas, pintar dan lucu. Dan sorot matanya yang tajam bisa melihat sesuatu hal yang berbeda didalam jiwa Bella. Hum … Lirikan maut bok !! pas pertama kali ketemu. Dug dug dug … serrrr …
Tak lama kemudian, mereka dipertemukan dan Fallin In Love dengan percintaan yang menggairahkan dan jenis percintaan gaya kuno ( Ortodoks ) seperti Romeo and Juliet mungkin si Edward benar – benar berbeda dengan pria lainya. Dia bisa berlari lebih cepat dari macan, menghentikan mobil yang bergerak dengan tangan kosong ( adegan pertama yang berkesan buat cewek2 nih … hehehe ) Dan dia abadi. Lihat saja, dengan kelahiran sejak tahun 1918 tidak bertambah tua sedikitpun. Dan tentu saja, dia adalah seorang Vampir. Tapi kali ini, mitos vampir yang di publikasikan di film lainnya dengan taring tajam, tapi disini berbeda. Dia tidak mempunyai taring … tapi hanya di film ini loh … dan tidak meminum darah manusia yang mana salah satu gaya hidup keluarga vampir yang unik disaat itu. Bisa diartikan mereka vegetarian untuk istilah kita ( tidak memakan daging ). Mereka hanya membunuh hewan dan meminum darahnya.
Bagi Edward kedatangan Bella sudah dia tunggu sejak 90 tahun yang lalu sebagai pasangan sejatinya ( soulmate ). Tetapi ketika kedekatan relationship antara mereka berdua, Edward merasa takut apabila insting hewannya lepas kendali yang diakibatkan bau darah si Bella dan dia berusaha mengendalikan diri. Dan diluar dugaan ada jenis vampir lain yang menghisap darah manusia datang ke kota dan ada mengira ada makanan kecil yang dibawa oleh Edward … ( soalnya pas nonton dengernya Bringing a snack ) yang akhirnya Bella di culik oleh vampir itu, Apakah Bella akan selamat dan ditolong oleh Edward ? Dunno deh … Di sinilah inti kekuatan cerita romance nya. Dengan gaya cerita Romeo dan Juliet hanya saja perbedaan antara Vampir dan manusia, cinta yang terlarang dan maut.
Banyak effect sederhana tetapi mengesankan, seperti Edward menolong Bella dengan menghentikan van yang lepas kendali, ketika lari ke puncak gunung dengan kecepatan yang begitu menakjubkan, permainan Baseball yang keren, dan seabrek lainya. Tetapi bukan point itu yang di tonjolkan, tetapi lebih fokus ke cerita romantisnya. Buat saya, recommended banget deh buat yang pengen pacaran dan bingung nonton film romance tanpa takut sama sekali. Saya tegaskan ini bukan film horror … tapi lebih cenderung ke film Romantis. Vampir itu adalah bumbu ceritanya yang mempersulit keadaan. Hehehe … Selamat nonton aja deh …
Film terbaru Twilight keluaran Amerika ini emank bisa jadi film favorit deh…
